Aku tak merasa kalah dalam penantian ini
Aku hanya merasa lelah yang teramat sangat
Setelah mengurung hatiku dalam cinta yang tak pernah berjawab
Aku seperti sesusuk duri yang tidak pernah kusadari
Seberapa dalam meninggalkan luka perih
Menikmati skaitnya sampai tak terasa lagi
Luka yang telah mengalirkan darah
Begitu dalamnya cinta menghujam
Hingga tak bisa kubedakan lagi mana tangis, mana tawa
Dua-duanya telah menjadi satu dalam butiran nelangsa
Terbata dalam kata, tertatih dalam jejaknya
Dan tersia-sia tanpa rekah bahagia
Aku mungkin belum kalah
Tapi yang pasti aku mulai kecewa
Membawa kakiku berjalan menjauh dari cintamu
Perlahan tapi pasti, tertahan tapi tak punya daya aku untuk kembali
Aku mungkin telah pergi tapi aku tak pernah berlari darimu…
-Moammar Emka-
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
PINDAH
Hello (again), Jakarta! It's nice to see you.. :) Setelah merantau 2.5 tahun di kota pempek, akhirnya saya kembali kota. semoga perma...
-
Untuk pasangan suami istri yang sedang menanti-nanti kehadiran buah hati, pasti senengnya bukan main kalo udah liat kalender ternyata udah t...
-
Untuk siapa saja yang mau membaca ini… Coba renungkan lagi, tak ada rencana, bahkan tak pernah terfikir untuk memulainya. Saat sadar, telah ...
-
Happy New Year, everyone! New day, new hope, new spirit! New Resolutions?? Hmm.. I don't think so.. hehe.. Yes, it's alre...
No comments:
Post a Comment